Cara Menulis Artikel Berita Yang Baik Dan Benar

Cara Menulis Artikel Berita Yang Baik Dan Benar

Artikel berita saat ini mudah ditulis siapa saja di dunia maya. Sayangnya, tak semua mengerti cara menulis artikel berita yang baik dan benar. Artikel berita sendiri berbeda dari jenis artikel biasa karena memuat informasi tentang suatu kejadian yang baru terjadi. Sangat penting bagi penulis untuk memahami berita yang akan dituliskan.

Penulis berita ataupun wartawan mendapatkan berita dari berbagai sumber. Mereka perlu menulis suatu hal yang sudah jelas, sehingga apa yang diberitakan tersebut tidak ambigu atau  membingungkan pembaca. Menulis artikel berita sendiri memiliki kaidah tertentu untuk layak disebut sebagai artikel yang baik. Berikut ini beberapa cara menulis artikel berita yang baik yang dapat dilakukan:

1. Melakukan Riset Berita

Menuliskan artikel berita yang berisi informasi aktual tentunya perlu melakukan riset terlebih dahulu. Riset ini berkaitan dengan hal-hal yang berhubungan dengan isi berita yang diangkat. Misalnya saat akan menulis tentang sebuah peristiwa di sekolah. Penulis perlu mengetahui mengenai profil sekolah tersebut, siapa yang terlibat, dan bagaimana kejadiannya.

Riset berita ini bisa didasarkan dengan menjawab 5W dan 1H yaitu Who, What, Where, Why, When, dan How. Jadi si penulis perlu mengetahui siapa, apa, di mana, mengapa, kapan, dan bagaimana peristiwa tersebut terjadi. Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa diperoleh melalui berbagai sumber seperti internet dan wawancara langsung.

2. Menuliskan Outline Berita

Langkah selanjutnya dalam cara menulis artikel berita yang baik yaitu menuliskan outline terlebih dahulu. Outline berita ini berupa garis besar isi berita atau struktur artikel yang akan ditulis. Adanya outline ini akan memudahkan penulis dalam mengembangkan artikel tersebut. Penulis bisa fokus pada hal-hal yang penting tanpa melebar kemana-mana.

3. Menuliskan Artikel Sesuai Target Pembaca

Sebuah artikel berita bisa ditulis dalam bentuk santai ataupun formal, disesuaikan dengan target pembaca media tersebut. Sebuah media yang memuat artikel berita memiliki target pembaca masing-masing, misalnya untuk anak muda. Namun meskipun berita tersebut ditulis dengan gaya bahasa yang santai, perlu tetap memahami kaidah tata bahasa yang berlaku.

4. Menuliskan Judul Informatif Namun Menarik

Sebuah artikel berita perlu memiliki judul yang informatif namun menarik. Judul artikel berita yang baik tentunya tidak akan membuat pembaca salah tafsir. Ini bisa berbahaya karena saat ini banyak pembaca media online yang hanya membaca bagian judul saja. Hal ini tak mengherankan, sebab minat baca masyarakat saat ini cukup rendah.

Judul berita yang baik perlu memberikan ajakan agar pembaca bisa membaca artikel tersebut sampai tuntas, namun tidak membohongi. Bagian judul ini sangat penting karena merupakan kepala berita yang pertama kali dibaca.

5. Melakukan Proofreading

Setelah menyelesaikan artikel selanjutnya yaitu melakukan proofreading. Ini merupakan proses membaca ulang artikel agar bisa mengetahui apakah ada yang keliru. Membaca ulang sebuah artikel perlu dilakukan oleh penulis meskipun masih ada editor yang nantinya juga mengoreksi. Selain bisa memperbaiki masalah tata bahasa, ini juga berarti memeriksa ulang fakta yang ditulis.

Cara menulis artikel berita yang baik ini dapat diterapkan dalam penulisan di berbagai media baik cetak ataupun online. Kaidah penulisan berita yang benar perlu dipatuhi agar pembaca bisa memahami berita dengan benar.

Penulis berita sebagai penyampai informasi juga perlu menjadi sosok yang paham tentang fakta atau rumor. Ini penting agar berita yang akhirnya diterbitkan tidak menimbulkan fitnah atau berisi berita bohong. Tak hanya mengejar jumlah pembaca, penulis berita harus bisa menyampaikan informasi yang faktual dan obyektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *